bdadinfo.com

Ternyata Stress Language Nyata! 4 Tipe Stress Language, Kamu yang Mana? - News

Ilustrasi - Kenali Stress Language kamu

- Tidak hanya tanda cinta terhadap orang lain saja atau dikenal dengan love language, terdapat beberapa hal yang menjadi bentuk reaksi stress.

Stress language merupakan istilah bentuk perilaku yang disalurkan seseorang ketika dilanda suatu masalah serta cara melampiaskannya.

Tanpa sadar, seseorang akan melakukan hal yang mejadi pelarian ketika berhadapan dengan suatu masalah. Merugikan atau tidaknya, tentu stress merupakan hal yang tidak baik.

Baca Juga: Persatuan Istri Insinyur Indonesia Kunjungi Budidaya Madu di Desa Kampung Baru Kota Pariaman

Ada baiknya menjauh dan menghindari konflik dan alihkan ke hal yang jauh lebih bermanfaat, bisa alihkan kebeberapa hal yang menyenangkan seperti hobi yang disukai.

Ingat, tetap harus melakukan kegiatan yang produktif yang dapat mendorong kegiatan sehari-hari agar tidak terjadi overthinking.

Masing-masing stress language mempunyai kekurangan dan kelebihannya, ada baiknya menganalisa beberapa stress language tersebut, berikut yang dapat kamu analisa.

Baca Juga: UPTD Puskesmas Kurai Taji Kota Pariaman Siap Sukseskan Pelaksanaan PIN Polio

1. Flight atau Avoid the Threat (Menghindari Konflik)

Seseorang dengan tipe ini biasanya akan menjadi denial. Kamu akan menghindari konflik dengan beralih dari topik utama.

Misalnya, jika pembicaraan sudah mulai ada perbedaan, kamu akan mengubah topik pembicaraan karena rasa cemas yang sudah tertanam dalam mindsetmu, jika ada perbedaan maka ada konflik.

Karena itu, hal positif yang bisa kamu dapatkan yaitu terhindar dari masalah. Jika sesuatu terjadi, kamu akan mengalihkannya ke hobi atau kerjaan yang menyibukkan dirimu.

Baca Juga: Rumusan Besaran untuk Denyut Jantung Manusia, Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Semester 1 Halaman 30 Uji Kompetensi Bab 1

2. Fight atau Confront the Threat (Hadapi Konflik)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat