bdadinfo.com

Jokowi Sok! Pamer Jalan Tol Trans Sumatera yang Sudah Mengular 915,65 Km Tapi Jalan Tol Sumbar Sampai Detik Belum Rampung Sampai Akhir Zaman - News

kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi salah satu penopang ekonomi di Sumatra. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat JTTS yang menghubungkan Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Lampung dan Sumatra Utara

- Pembangunan mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera adalah jaringan jalan tol sepanjang 2.818 km di Indonesia yang direncanakan menghubungkan kota-kota di pulau Sumatra, dari Lampung hingga Aceh.

Jalan Tol Trans Sumatera ini adalah jalur nadinya Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra dan kelanjutan dari Jalan Tol Jakarta-Merak.

Saat ini, kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi salah satu penopang ekonomi di Sumatra. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat JTTS yang menghubungkan Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Lampung dan Sumatra Utara.

Telah memberikan manfaat yang signifikan bagi berbagai industri, salah satunya menguntungkan industri logistik dengan memperlancar jalur logistik antar wilayah.

Baca Juga: Panggung Hiburan Rakyat HUT ke-22 Kota Pariaman Dihadiri Ribuan Warga

Sehingga, proses pendistribusian barang menjadi lebih cepat dan memangkas biaya angkutan yang dikeluarkan.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto mengatakan bahwa Hutama Karya selaku pengelola ruas-ruas JTTS memastikan setelah hadirnya JTTS di Sumatra, telah tercipta pusat ekonomi baru. Salah satunya yaitu melalui proporsi prioritas UMKM lokal yang ada di Rest Area.

PT Hutama Karya (Persero) masih terus mengebut pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Direktur Utama HK Budi Harto mengatakan, dari keseluruhan penugasan pembangunan JTTS sepanjang 2.854 km, HK telah membangun mega proyek tersebut sepanjang 800 km per 25 Juni 2024.

Baca Juga: Peringati 1 Muharram, Srikandi PLN Sumbar Antusias Donorkan Darah Melalui PMI Padang

Melihat ke belakang, saat dicanangkan pembangunan Tol Trans Sumatera pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mencakup panjang tol 2.900 km, dari Lampung sampai Aceh, seolah saat itu seperti keajaiban.

Karena kala itu pembebasan lahan menjadi momok di proyek tol terpanjang di Indonesia ini. Juga masalah minat investor yang tak tertarik dengan proyek ini.

Namun pada masa transisi pemerintahan Presiden SBY ke Presiden Joko Widodo upaya pembangunan proyek ini kian serius.

Terbit Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera ditandatangi Presiden SBY pada 17 September 2014.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat