bdadinfo.com

Inovasi Terbaru Kurangi Dampak Sampah Plastik, Mahasiswa UGM Buat Batako EnviroBlock - News

Mahasiswa UGM Bikin Batako EnviroBlock untuk Kurangi Sampah Plastik.

- Yogyakarta telah mengalami persoalan sampah karena ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Piyung.

Mulai dari persoalan ini, tim mahasiswa UGM memciptakan sebuah inovasi untuk mengurangi sampah plastik, oli bekas, dan juga sampah sekam padi dengan membuat batako dari ketiga bahan tersebut.

Tim mahasiswa yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) terdiri dari Mohammad Ridwan, Yohanes Mario Putra Bagus, Shafa Zahra Aulia, Ratri Dwiyanti, dan Rakha Faiq Muyassar. Melansir dari ugm.ac.id, pada 10 Juli 2024.

Salah satu mahasiswa yang bernama Yohanes Mario Putra Bagus yang akrab disapa Mario menyatakan bahwa inovasi batako yang dikembangkan timnya bermula dari permasalahan sampah plastik yang sulit diatasi masyarakat, terlebih sampah yang sulit terurai di alam.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 7 Halaman 14-16 Uji Kompetensi Wulangan 1 Kirtya Basa: Tembung 'Sendang Biru'

"Negara kita ini penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia, sampah juga sulit terurai sehingga perlu adanya penanganan," jelas Mario.

Kemudian, timnya memilih oli bekas bukan tanpa alasan. Oli bekas itu menjadi salah satu limbah yang perlu diperhatikan, karena selama ini hanya digunakan untuk bahan pembasmi rayap.

Sementara untuk abu sekam, diketahui mengandung silika yang bisa meningkatkan kualitas batako. "Mengolah bahan-bahan tersebut agar meningkatkan kualitas pada batako," tambahnya.

Selanjutnya, Shafa Zahra Aulia menambahkan bahwa lebih dari 90 persen silika yang terkandung dalam abu sekam padi. Selain mampu meningkatkan ketahanan batako supaya tidak mudah retak, juga menyerap logam berat dari oli bekas.

"Senyawa silika yang terkandung dalam abu sekam padi juga berfungsi untuk menyerap logam berat yang terkandung di oli agar tetap aman," jelasnya.

Tidak hanya itu, Rakha Faiq Muyassar juga menyebut batako yang mereka buat mampu meminimalisir dampak dari gempa bumi.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Sunda Kelas 7 SMP/MTs Halaman 64 Latihan Pamekar Diajar Basa Dongeng 'Si Kabayan Marak'

"Menggunakan desain bentukkan gaya lateral agar meminimalisir saat terjadi gempa dan juga menahan retakan serta patahan," katanya.

Ratri Dwiyanti menyatakan sebagai bentuk dari PKM Kewirausahaan, inovasi yang mereka ciptakan ini juga dijual ke masyarakat.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat