bdadinfo.com

Jalan Tol Pertama Jambi Diserbu 60.000 Kendaraan Tapi Jalan Tol Betung (Sp Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 4 Tempino-Interchange Diprotes Rakyat! - News

 Hutama Karya mencatat sebanyak total lebih dari 60.000 kendaraan melintasi Jalan Tol Betung - Tempino - Jambi (Betajam) Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) merupakan jalan tol pertama di Provinsi Jambi.

- Pasca dioperasikan selama sepekan oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) sejak 17 Oktober 2024, Jalan Tol Betung - Tempino - Jambi (Betajam) Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) merupakan jalan tol pertama di Provinsi Jambi.

Baca Juga: Hore! Bersama Riau, Sumut, Sumsel, Lampung, dan Kepulauan Riau! Sumatera Barat Resmi Masuk Daftar kawasan metropolitan di Pulau Sumatera

Yang mendukung upaya pengembangan infrastruktur dan konektivitas antara dua provinsi utama di Sumatra yakni Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Menurut, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan bahwa jalan tol Betajam Seksi 3 didesain dengan infrastruktur yang memadai guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna.

Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Betung-Sungai Lilin Seksi 1A di Sumatera Selatan Dipercepat: Optimis Rampung Tahun 2025?  

Saat ini, terdapat dua gerbang tol yang telah beroperasi, yaitu Gerbang Tol (GT) Muaro Sebapo dan GT Bayung Lencir dan turut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Termasuk 10 overpass, 4 (empat) underpass, serta masing-masing 2 (dua) interchange, guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan memudahkan akses ke berbagai titik di sepanjang ruas tol.

“Sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keamanan di sepanjang jalan tol, Hutama Karya juga menyiagakan 12 armada operasional dan 215 personil siaga, sistem pemantauan yang terintegrasi dengan 66 CCTV berteknologi dua mata kamera dan 4 Variable Message Sign (VMS) memberikan informasi real-time kepada pengguna, memastikan keselamatan dan kenyamanan,” tutur Adjib.

Baca Juga: Terpanjang di antara Ruas Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi, Segmen Sepanjang 62,38 Km di Sumatera Selatan ini Terus Dikebut Konstruksinya! 

Lebih lanjut, Adjib menambahkan bahwa dalam menjaga kualitas jalan tol dan mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimensi Overload (ODOL).

Hutama Karya mendukung aparat penegak hukum dengan menerapkan tindakan tegas dengan memutarbalikkan kendaraan ODOL dan tidak mengizinkannya masuk ke ruas tol.

“Langkah ini diambil untuk melindungi infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal serta menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan. Dengan kebijakan ini, Hutama Karya berkomitmen menjaga kelayakan jalan tol dan menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua pengendara,” tambahnya.

Baca Juga: Perlahan Tapi Pasti, Jalan Tol Betung - Tungkal Jaya Seksi 1A Progresnya Sentuh 5 Persen: Konstruksinya Rampung Dalam 2 Tahun

Dari sisi efisiensi, tol ini memberikan perubahan signifikan bagi masyarakat.

Sebelum jalan tol ini beroperasi, perjalanan dari Bayung Lencir ke Tempino membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat